Kali ni biar aku membawa korang untuk berfikir seketika. Isu adalah agak berat. Mungkin sedikit sensitif. Sedikit menyayat hati. Aku rasa korang semua pernah tengok Bersamamu dekat tv3. Apa korang rasa ek bila tengok cerita (boleh ke dikategorikan sebagai cerita?) tu? Ada yang sedih sampai nanes (Capiqa konpim nanes). Ada yang tak sanggup tengok lantas menukar ke chenel lain. Ramai yang tengok, kesian, simpati. Ada juga yang mencerca dan memaki.

Kali ni aku tak nak citer mengenai golongan yang cerca dan maki (golongan ni mungkin tak punya hati dan perasaan). Cuma aku nak tanya korang, dalam Bersamamu, berapa ramaikah keluarga Melayu atau berapa ramaikah yang beragama Islam? Rasanya, kalau ikut statistik kaum Bumiputera 70%, India 20% dan Cina 10% (dah keluar dah number aku-maklumlah, terlampau fanatik dengan number-orang account la katakan-mungkin data statistik adalah kurang tepat). Kenapa macam ni yea?

Aku tak bisa menjawab persoalan di atas. Cuma aku masih ingat, satu episod yang menunjukkan ada sebuah keluarga yang tinggal di Gombak (Gombak masih di kategorikan sebagai Lembah Klang) yang hidup daif. Sebenarnya, aku tak pernah fikir yang ada lagi rakyat Malaysia, duduk di sebuah bandar Metropolitan yang hidup dalam keadaan daif. Bila tengok kisah tu, aku terus insaf. Aku bersyukur (aku selalu mengeluh) yang aku masih dapat hidup dengan sempurna (tak mewah tapi mampu).

Prihatinkah kita? Kalau mengikut adat berjiran dalam Islam, sekiranya terdapat jiran kita yang sedang kelaparan (seingat aku, aku belajar ni masa form 4), maka masyarakat di situ terpaksa menanggung dosa (betul ke apa yang aku ingat?). Dan konteks jiran dalam Islam adalah orang yang hidup 40 pintu dari rumah kita (tak silap aku, ustaz aku cakap, 40 pintu tu termasuk, rumah di kiri, kanan, depan dan belakang, dan kalau kita ikut pengiraan, 160 buah rumah).

Entry kali ni mungkin agak berat. Cuma, aku tulis untuk mengingatkan diri aku, dan untuk mengajak kalian semua menjadi masyarakat prihatin. Sebab, aku rasa kita dapat membendung kemiskinan (kemiskinan yang bukan di cari seperti berjudi, dadah, arak dan wanita) dalam masyarakat kita. Fikir-fikirkanlah.


Dear Devoted Lily,

I don't really know how to tell you this, but you're a looser. I think I realized it when I quoted Santa in your closet and I saw you carve your initials into Donald Duck. I'm sure you're frostbitten enough to understand that your pimples are at the last stage. I'm returning the couch cushions to you, but I'll keep your suicide note as a memory. You should also know that I told in my confession today about eggplant-fetishism.

Fuck off now,


Masa untuk TAG orang.

Instructions to Write this Hate Letter:

1. Copy the letter:

Dear _____, (the last person who left a comment on your blog/journal):
I don't really know how to tell you this, but ___1___. I think I realized it___2___ ___3___ and I saw you ___4___ ___5___. I'm sure you're ___6___enough to understand ___7___. I'm returning ___8___ to you, but I'll keep___9___ as a memory. You should also know that I ___10___ ___11___ .


-Your name-

2. Fill in the blanks with choices of answers as below

3. Tag anyone u want!Answers:

1. What's the color of your shirt?

Blue - Our romance is over
Red - Our affair is over
White - I'll join the monastery
Black - I dislike you
Green - Our horoscope doesn't match
Grey - You're a pervert
Yellow - I'm selling myself
Pink - Your nostrils are insulting
Brown - The mafia wants you
No shirt - You're a loser
Other - I'm in love with your sister

2. Which is your birth month?
January - That night
February - Last year
March - When your dwarf bit me
April - When I tripped on sesame seeds
May - First of May
June - When you put cuffs on me
July - When I threw up
August - When I saw the shrunken head
September - When we skinny dipped
October - When I quoted Santa
November - When your dog ran amok
December - When I changed tennis shoes

3. Which food do you prefer?
Tacos - In your apartment
Pizza - In your camping car
Pasta - Outside of Chicago
Hamburgers - Under the bus
Salad - As you ate enchilada
Chicken - In your closet
Kebab - With Paris Hilton
Fish - In women's clothing
Sandwiches - At the Hare Krishna graduation
Lasagna - At the mental hospital
Hot dog - Under a state of trance
None of the above - With George Bush and his wife

4. What's the color of your socks?
Yellow - Hit on
Red - Insult
Black - Ignore
Blue - Knock out
Purple - Pour syrup on
White - Carve your initials into
Grey - Pull the clothes off
Brown - Put leeches on
Orange - Castrate
Pink - Pull the toupee off
Barefoot - Sit on
Other - Drive out

5. What's the color of your underwear?
Black - My best friend
White - My father
Grey - Bill Clinton
Brown - My fart balloon
Purple - My mustard soufflé
Red - Donald Duck
Blue - My avocado plant
Yellow - My pen pal in Ghana
Orange - My Kid Rock-collection
Pink - Manchester United's goalkeeper
None - My John F. Kennedy-statue
Other - The crazy monk

6. What do you prefer to watch on TV?
Scrubs - Man
O.C. - Emotional
One Tree Hill - Open
Heroes - Frostbitten
Lost - High
House - Scared
Simpsons - Cowardly
The news - Mongolic
Idol - Masochistic
Family Guy - Senile
Top Model - Middle-class
None of the above - Ashamed

7. Your mood right now?
Happy - How awful I've felt
Sad - How boring you are
Bored - That Santa doesn't exist
Angry - That your pimples are at the last stage
Depressed - That we're cousins
Excited - That there is no solution to this
Nervous - The middle-east
Worried - That your Honda sucks
Apathetic - That I did a sex-change
Ashamed - That I'm allergic to your hamster
Cuddly - That I get turned on by garbage men
Overjoyous - That I'm open
Other - That Extreme Home Makeover sucks

8. What's the color of your walls in your bedroom?
White - Your ring
Yellow - Your love letters
Red - Your Darth Vader-poster
Black - Your tame stone
Blue - The couch cushions
Green - The pictures from LA
Orange - Your false teeth
Brown - Your contact book
Grey - Our matching snoopy-bibs
Purple - Your old lottery coupons
Pink - How awful I've felt
Other - Your memories from the military service

9. The first letter of your first name?
A/B - Your photo
C/D - The oil stocks
E/F - Your neighbour Martin
G/H - My virginity
I/J - The results of your blood-sample
K/L - Your left ear
M/N - Your suicide note
O/P - My common sense
Q/R - Your mom
S/T - Your collection of butterflies
U/V - Your criminal record
W/X - David's tricot outfits
Y/Z - Your grades from college

10. The last letter in your last name?
A/B - Hate your guts
C/D - Never will forget
E/F - Always wanted to break
G/H - Never openly mocked
I/J - Always have felt dirty before
K/L - Will tell the authorities about
M/N - Told in my confession today about
O/P - Was interviewed by the Times about
Q/R - Told my psychiatrist about
S/T - Get sick when I think of
U/V - Always will try to forget
W/X - Am better off without
Y/Z - Never liked

11. What do you prefer to drink?
Water- Our friendship
Beer - Senility
Soft drink - A new life as a clone
Soda - The incarnation as an eskimo
Milk - The apartment building
Wine - Cocaine abuse
Cider - A passionate interest for mice
Juice - Oprah Winfrey imitations
Mineral water - Embarrassing rash
Hot chocolate - Eggplant-fetishism
Whisky - To ruin the second world war
Other - To hate the Boston Celtics

12. To which country would you prefer to go on a vacation?
Thailand - Warm regards
USA - Best regards
England - Good luck on your short-term leave from jail
Spain - Go and drown yourself
China - Disgusting regards
Germany - With ease
Japan - Go burn
Greece - Your everlasting enemy
Australia - Greetings to your frog Leonard
Egypt - Fuck off now
France - In pain

Terima kasih kepada (ni semua kena tagged)
1. Devoted Lily a.k.a. pinses, sebab kamu komen last.
2. Inzz (latest follower aku)
3. Cik Ateen (latest follower aku, tapi dia cakap dia malas nak wat tagged ni)
4. Dart sebab semua kesayangan dia membuat hal pada waktu yang sama (kesian kau dart)
5. Nadd sebab dia ni tukang lawat shout mix aku pepagi
6. Notso Violet sebab dia tak pernah wat tagged
7. Zarina sebab dia takde blog tapi rajin komen

DeaR You

Since the day you walked into my life,
You made me sad and make me cry,
You cheer me up and make me laugh,
You wipe my tears and make me smiles,
All the feelings I've gone through,
They always accompanied by the unique feeling that is true,
The feeling of LOVE,
That is for me and for you,

I might have been selfish,
Demanding your love,
Your attention,
But at this moment,
The only things matter,
Is to make you happy,
Although it hurts me the most,

You don't have to reach the star in the sky,
You don't have to give me wings and make me fly,
You don't have to dive into the ocean,
To get me precious pearl,
Cause I love you for what you are,
For the laughter you bring to me,
For the shoulder you lend to me,
For the touch that keep me warm and safe,
For being there when I need you to be,

I give all my heart,
My soul,
You are part of my life I Couldn't let go,
My love for you is eternity.


Adeh, hari yang agak malang bagi aku hari ni.

1. Aku punya alarm tak berbunyi, pukul 8:30 pagi baru tersedar. Jadi pagi ni aku Subuh secara dinosour. Secara automatisnya, aku dah lambat untuk pergi ke Taman Connought untuk buat audit.

2. Aku naik kereta. Sampai highway, kereta kancil aku (pinjam kete mak aku) mati enjin. Aku tunggu 5 minit, start balik enjin, baru ok. Jalan sampai tol Bukit Jelutong (GCE Highway) kete mati balik. Jadi, pagi tadi dengan machonya menolak kereta ke RnR dekat dengan sebelah tol tu (nasib baik dekat). Aku telefon member aku yang punyai workshop. Dia datang dan bagitahu aku, kereta aku minyak hitam habis. Lepas check, rupa-rupanya tong minyak hitam kete tu bocor. Dia call dia punya pekerja untuk tanya anggaran kos. Anggaran 1. Kalau tukar second hand enjin, dalam rm 1,300 dan boleh buat dalam dua hari. 2. Kalau buat full overhaul, +- RM 1,500 dan kena tunggu seminggu. Aku suruh tukar enjin.

3. Petang, aku dapat panggilan mengatakan bahawa tak ada enjin 850 dekat kedai potong. Jadi, aku terpaksa amik opsyen full overhaul. Dah la mahal, kena tunggu seminggu. Nasib baik ada Kelisa.

Adeh, pening kepala dengan kereta ni. Sebab tu aku tak jadi nak beli kereta baru tahun ni. Aku fikir, adalah lebih baik sekiranya aku simpan duit deposit untuk beli rumah. Aku tengok umah dekat Denai Alam, paling murah 390k, tapi yang aku minat, 450k. Jadi, aku kena simpan 50k untuk beli rumah idaman aku. Harap, dalam masa 2-4 tahun ni, aku mampu langsaikan hutang apartment aku yang kaler hijau tu dan punyai cukup duit untuk depositkan rumah idaman aku.

aPaKaH iTu TaG? aKu PuN TaK TaHu

1.Apa Perasaan Anda Sekarang?
Blur. Tidak mampu untuk mengupdate entry baru. Sesungguhnya benci dengan keadaan dimana otak sedang beku.

2.Saya nak makan?
Berat saya sekarang 74kg (mengaku boroi dah). Jadi, pada waktu malam, saya mengamalkan diet yang seimbang.

3.Saya tak suka?
Orang yang kuat kipas. Rasa macam nak pasang aircond la plak kalau orang tu kuat sangat kipasnya.

4.Impian saya?
Mati dalam iman (dah tua woooo).

5.Haiwan yang saya tak suka?
Semua binatang yang hidup dan masih bergerak (amat penggeli orangnya-pengakuan ekslusif).

6.Saya harapkan?
Tahun ni bos kasi naik pangkat (pastu konpim naik gaji).

7.Jika boleh putarkan masa?
Nak balik masa study dekat IPTS dulu, best wooo waktu tu. Nakal sangat.

8.Saya pada 10 tahun akan datang?
Akan berumur 21 tahun (wakakakaka).

9.Handphone saya adalah sebuah?
N70 dah rosak. N95 pun dah rosak. Skang pakai N96 jer (kalau Experia keluar awal sebulan, konpim memakai Experia skarang ni).

10.Saya pernah bercinta sebanyak?
Tak ingat. Terlampau banyak kali.

11.Saya suka pada?
Nak listkan ke? Macam tak cukup kertas je kalau list.

12.Kawan-kawan saya..?
Gedik kut, sebab saya berkawan dengan pinses, adik XoXo yang suka guling2 dan CaPiQa yang suka nanes. Lalalalala.

13.Pernah dikhianati?
Yang ni pun tak ingat berapa banyak kali dah (dengan nada suara yang sayu dan sedih).

14.Apa yang anda hendak lakukan terhadap orang yang mengkhianati anda?
Ampunkanlah dosa-dosa mereka. Amin.

Senaraikan 8 orang untuk di Tag
1.Pinses (dah pernah buat)
4.CaPiQa (dah pernah buat)
5.XoXo (dah pernah buat)
6.Cik Milimilo lawyer
7.Orang lidi

TRoLaKiaNS BaTCH 1997

Masih teringat waktu bersama kalian,
Waktu kita di pengajian,
Malam Jumaat dah sibuk pergi rumah Encik Ali,
Minta tandatangan kad untuk keluar keesokan hari,
Hari Sabtu berebut nak bangun pagi,
Breakfast dekat Trolak Utara menunya nasi,
Semua orang berebut handak pergi,
Mana taknya,
1997 masih dapat nasi lemak tiga kupang
Hari minggu kita habiskan masa ke pasar pagi,
Beli kebab dan air,
Makan di stesen keretapi,
Tengah hari lepak di Bidor,
Main snooker dan makan KFC,
Cukup time kita kembali,
Ke hostel yang kita cintai.

Kepada sahabat-sahabat MSM Trolak intake 1997, masih ingatkah kalian semua dengan kenangan ini?


Kes 2:

Didalam sebuah jamban, seorang budak lelaki dengan khusyuk membelek nota. Membaca sambil mulut terkumat-kamit. Lepas satu, satu mukasurat dibelek budak lelaki itu.

Diluar jamban tersebut. Seorang lelaki pertengahan usia melihat jam tangannya. “Budak ni berak batu apa, dah dekat 20 minit dalam tandas ni” bisik lelaki itu di dalam hati.

Budak lelaki itu mengoyakkan notanya dengan halus, membuang nota tersebut didalam mangkuk tandas dan memflush jamban tersebut. Paip air dibuka seolah-olah mencuci sesuatu.

Lelaki di luar tadi mengetuk pintu jamban, “Awak ni buang air besar ke awak buat apa didalam tu?” Budak lelaki, menutup air paip, memandang mangkuk jamban untuk melihat sama ada masih ada sisa kertas ataupun tidak. Kemudian budak lelaki itu membuka pintu tandas sambil tersengih dan berkata kepada lelaki itu, “Maaf encik, saya sakit perut sangat-sangat tadi. Malam tadi salah makan kut”.

Lelaki tadi kemudian memeriksa tandas itu dan kemudian mengiringi budak itu keluar ke dewan peperiksaan sehingga ke majanya.

Budak lelaki itu berkata didalam hati, “Pergh, nasib baik semalam aku buat nota pasal elasticity dengan marginal rate of return. Dapat aku jawab dua soalan essay ni. Masa pun ada sejam setengah ni untuk Managerial Economic.

Lagi satu kisah aku semasa berada di sebuah IPTS tempatan. Nasib baik aku tak kantoi, kalau tak, memang kena gantung aku. ;)


Kita semakin keliru,
Perkara remeh diperbesarkan,
Perkara besar diperemehkan,
Kita keliru,
Kerana sering dikelirukan si keliru,
Si keliru yang mencari ilmu separuh jalan,
Membuatkan banyak yang sikeliru tidak faham,
Lalu keliru,
Mana yang benar,
Mana yang tidak,
Lalu si keliru mula mengelirukan orang lain,
Dengan pendapatnya yang keliru.

Ini adalah petikan dari sms seorang kawan aku. Aku rasa it is nice, so aku olah sedikit (teramat minima) dan menjadikan sebuah poem untuk blog aku. Tapi sebenarnya, aku pun keliru dengan poem ini. ;)

BuDaK KeCiK YaNG PaNDai (TaK PaNDai MaNa PuN)

Ada seorang budak perempuan. Dia merupakan seorang yang sangat bijak (pada hemat dirinya lah). Pada dirinya, apa yang difikirkannya betul. Orang lain tak boleh berkata kepadanya, sebab orang lain tu pada dirinya, tersangatlah dungu, tak sepandai dirinya dan tak punyai pengalaman seperti dia. Pada suatu hari, ada seorang budak lelaki, yang telah berjaya menarik perhatian dia. Budak perempuan ni pun, berkawanlah dengan budak lelaki ni. Sama gah, sama hebat dan yang paling penting, sama pandai. Sampailah suatu hari, budak perempuan ni dapat tahu, budak laki ni, bukan bagus mana pun. Tapi sebab budak laki ni lagi pandai dari budak perempuan ni, dia dah pun tinggalkan budak perempuan ni dulu. Budak perempuan yang genuis ni, punyalah tak puas hati, mulalah rasa diri ditipu (pelik, kalau pandai sangat kenapa leh kena tipu?). Maka meroyan lah budak perempuan ni.

Tapi dalam keadaan meroyan dia, dia still rasa dia ni lagi bagus dari orang lain (masih rasa diri punyai pengalaman yang banyak). Lalu, mereka-mereka yang dewasa, yang melihat budak perempuan ni meroyan, maka lalu jatuh kasihan. Tapi apabila melihat gelagat dan perangai budak ni, maka perasaan simpati tu pun berubah menjadi geli geleman, jijik dan meluat. Mana taknya, budak yang baru darjah enam, dengan yakinnya boleh menasihatkan seorang doktor, yang cuba merawat penyakit meroyannya tu. Boleh dikatakan doktor yang sudah mempunyai banyak pengalaman merawat pesakit tu salah. Sedangkan, budak kecil genius tu, tak pernah amik kursus doktor dan tak pernah praktikkan ilmu kedoktoran mahupun perbomohan.

P/S: Moral of the story, jangan berlagak pandai bila kurang ilmu dan pengalaman.


Kes 1:

Sehari sebelum kertas World Civilization. Seorang budak lelaki sedang duduk di perpustakaan sambil membelek nota Tamadun Awal Mesopotamia. Budak lelaki tersebut sedang tekun menulis sesuatu di atas sehelai kertas A4 yang telah dilipat dua. Dengan tulisan yang kecil, budak tersebut dengan tekun menyalin kembali nota dihadapannya tanpa mempedulikan orang yang semakin ramai mengunjungi perpustakaan.

Jam 8, keesokan harinya. “Kesemua pelajar yang mengambil mata pelajaran World Civilization, sila masuk ke dewan peperiksaan sekarang. Pelajar-pelajar berpusu masuk ke tingkat empat perpustakaan. Budak lelaki (yang semalam menghabiskan masa menelaah di perpustakaan) masuk dengan tenang dan duduk berhampiran dengan kawan-kawannya. “Anda boleh membuka kertas peperiksaan anda semalam”. Budak lelaki tersebut membuka kertas, tersenyum dan terus menulis kerangka di kertas soalan tersebut. Selepas 30 minit, budak tersebut mula menulis di kertas jawapan. Cyber yang duduk disebelah budak tu, rasa takjub dengan kelancaran penulisan budak tersebut. Gila power Majid (budak lelaki itu, bukan nama sebenar) ni (detik hati Cyber). Mesti soalan yang dia target keluar.

“Masa tinggal satu jam sahaja lagi.” Cyber masih lagi terkial-kial menjawab soalan. Majid memandang Cyber, dan tanya, “Pstt, kau boleh jawab tak Cyber?”. Cyber menggeleng kepala tanda tak boleh. Majid pandang kiri, pandang kanan. Pemeriksa sedang sibuk mengagihkan kertas jawapan. Majid mengambil kertas soalan Cyber dan menggantikan dengan kertas soalannya. Cyber terdiam, tapi tanpa soal, terus membaca kerangka kertas soalan itu.

“Masa sudah tamat.” Kertas jawapan pun diambil kembali oleh pemeriksa. Majid dan Cyber berjalan keluar beriringan. “Gila power ko Majid, semua soalan ko spot keluar.” Kata Cyber kepada Majid. Majid tersenyum dan berkata, “Nasib baik jer, semua benda yang aku belajar semalam dekat library, keluar.”

Ini adalah antara kisah yang aku alami semasa belajar di sebuah institusi pengajian tinggi swasta di Negara ini. Aku rasa, tak lengkap hidup sebagai pelajar kalau tak menirukan. :P

aKu YaNG PoYo 1

Tempat : Perhentian bas berhampiran Lebuh Ampang (kami panggil pulau).
Waktu : Pulang dari sekolah (biasanya sekolah pagi).
Aktiviti : Menunggu bas sambil melepak dengan kawan-kawan dan usha awek dari sekolah jiran (aku sekolah lelaki).

Masa ni aku form 4. Maklumlah, bila masuk form 4, masuk aliran Sains, perasaan bangga tu pastinya ada (kononnya budak aliran Sains lebih bagus dari aliran-aliran lain). Jadi untuk menunjukkan aku budak aliran Sains, maka sepanjang tahun semasa aku form 4 aku sentiasa mendakap buku Matematik Tambahan (buku yang kecil, tebal dan kaler ungu). Konon-kononnya nak show off dan nak impress awek sekolah sebelah la.

Tadi petang aku borak dengan Cik Na dalam telefon sambil menceritakan kisah di atas kepada dia. Fikir-fikir balik, rasa macam bengong jer (dulu tak fikir pun benda yang aku buat bengong). Aku mula-mula ingat, aku jer yang buat benda ni. Rupa-rupanya, Cik Na bagitahu aku, dia pun sama. Untuk melahirkan rasa bangganya dia sebagai budak Aliran Sains, dia pun duk kendong buku Matematik Tambahan (kadangkala buku Fizik, Biologi atau Kimia). Wah, mungkin ni trend zaman dulu-dulu (aku tak tau trend skang macam mana). Kami sama-sama gelak memikirkan, buku Add Math yang kecik dan sepatutnya muat dalam beg sekolah, saja jer dikendong untuk memberitahu umur bahwa aku budak aliran Sains.

"Poyo gak aku ni dulu"

aDa aKu PeDuLi ???? (SaYeMBaRa MeRaPu)

Kau cakap aku hensem,
Dah la hensem, kaya plak tu,
Tak cukup dengan kaya, pandai lagi,
Bersopan santun, pandai hormat orang tua,
Calon pilihan ibu-ibu mertua,
Tapi, ada aku peduli?

Kau suka caci aku,
Macam-macam kau kata,
Aku ni muka tak tau malulah,
Aku ni tak pandai bergaullah,
Dah la tu, kau cakap pulak aku ni suka mencarut,
Otak pun fikir blue jer,
Tapi, ada aku peduli?

Apa pun kau cakap dekat aku,
Bukan kau kenal aku pun,
Jumpa pun tak pernah,
Gambar jer kau tengok,
Tu pun, ntah gambar aku, atau gambar orang lain aku kasi,
Sebab tu, ada aku peduli?

SeLaGi KiTa MaKaN GaJi - BuKaN Kau BaYaR GaJi aKu PuN

"What the fuck you do? I ask you to give me the report yesterday, not today."

"Awak melawan la cakap saya, saya akan pastikan awak tak dapat bonus dan increment tahun ni."

"Saya akan pastikan awak ditukarkan ke pendalaman dan tidak akan dapat balik ke Kuala Lumpur lagi."

Macam pernah dengarkan ayat ni. Ni antara ayat-ayat seorang bos kepada pekerjanya. Ramai antara bos kita selalu menganggap diri mereka adalah besar. Kadang-kadang, mereka menganggap diri mereka seumpama tuhan (kerana mereka anggap, merekalah yang menentukan tangga gaji, kenaikan pangkat dan gaji dan kedudukan seseorang-umpama pemberi rezeki-maaf, mungkin penggunaan perkataan tuhan itu terlalu besar, tetapi aku menggunakannya hanya untuk menunjukkan betapa angkuhnya golongan ini). Kau bukan tuhan untuk tentukan rezeki seseorang. Kalau hari ni kau sekat rezeki pekerja kau, esok lusa, Allah akan balas dengan menyekat rezeki kau. Bukan kau kasi duit gaji pun dekat pekerja kau, syarikat yang bayar. Lain la syarikat tu kau punya.

Adakah mereka pernah terfikir bahawa mereka juga adalah pekerja di syarikat itu? janganlah terlalu taksub, takbur dan bongkak hanya kerana menjawat kedudukan yang agak tinggi. Kerana kita tidak tahu keadaan kita pada masa hadapan. Bukannya syarikat itu tidak boleh kehilangan orang seperti kau, kerana, sebelum kau masuk, syarikat tu telah sedia beroperasi. Memang hari ni syarikat agung-agungkan kau. Tapi esok lusa, mana tau kau di caci. Masa tu, tak ada yang ambil peduli. Sebab kau punya hasad dengki dan busuk hati.

Kau ingat pekerja bawahan kau akan sentiasa duduk di bawah kau ke? Mana tahu, esok lusa, kau pindah syarikat lain, kau tengok, bos kau tu dulu pekerja kau yang kau selalu caci dan maki. Kalau tak pun, mana tahu, anak kau pulak kerja bawah dia. Hidup ni umpama roda bos, hari ni kita dekat atas, tapi roda tetap akan berpusing kebawah. Bila kau duduk bawah bos, masa tu kau tau langit tu tinggi atau rendah.

Untuk bos-bos yang berlagak dan tak berhati perut, aku nak tujukan ayat ni dekat korang.

"Selagi kau makan gaji, janganlah kau berlagak. Ikutlah resmi padi, makin berisi, makin tunduk. Sebab, kedudukan tu, bukan untuk kau selamanya. Kau pun makan gaji jer, bukannya bayar gaji."


Sebenarnya aku terdetik untuk menulis entry ni selepas membaca entry dari Cik Nad (sila rujuk, entry bertajuk "Online and offline". Rasanya, Malaysia sekarang ni makin maju dan semakin ramai antara kita yang memilih untuk membeli-belah secara online(lagi ramai yang suka membeli belah secara traditional, tak caya, cuba tengok karnival membeli-belah yang sedang berlangsung sekarang ni). Kalau ikut member-member aku yang study and kerja dekat Europe, trend membeli-belah secara online ni dah. If I am not mistaken, since late 90's.

Adakah masyarakat kita ni sudah bersedia untuk menjadi online shoppers? Sebenarnya, aku rasa, dengan kemajuan teknologi sekarang ni, masyarakat Malaysia secara am nya sudah bersedia untuk online shopping. Cuma ada beberapa perkara la yang perlu di ambil kira. Perkara pertama, adakah transaksi itu selamat? Aku ada seorang kawan, yang shopping secara online. Buyer dari Malaysia dan Seller dari Malaysia juga. Kawan aku beli laptop online. Tapi selepas membuat settlement, selepas sebulan, masih tidak dapat laptop itu. Bila call that seller, seller tu dah deactivated the number. Buat report polis, no case sebab no record of transaction. So at the end, kawan aku ni terpaksa la bear losses from the transaction.

Bukan nak menakutkan, cuma nak ajak semua berhati-hati. Sebenarnya, banyak jer pengusaha yang betul-betul mengusahakan online shop ni. Ialah, modalnya murah kalau nak dibandingkan dengan membuka kedai sebenar. Ramai juga yang telah berjaya dengan usaha ini. Cuma, mereka yang tak bertanggungjawab sahaja yang telah membuatkan orang yang betul-betul mengusahakan online shop ni kurang mendapat sambutan. Ialah, "kerana nila setitik, rosak susu sebelanga".

Hmmmm, sedikit tambahan. Ini cuma satu pertanyaan. Adakah online shopping ni aka membuat kita menjadi masyarakat yang malas? Rasanya, part yang ni, aku sendiri tak boleh jawab. Mungkin korang boleh share oppinion korang dalam comment untuk soalan ni.


"You are such an annoying person."

I don’t know how many times I have heard people telling me this. Maybe, I am an irritating person after all. I think, I don’t think after all when I voice out my word, my thinking and my opinion. I do admit that I am quite a sharp tongue person when I start to speak up. Especially when I think I am right. But a friend of mine did advise me to tone down. Because I can’t be right all time.

“You are such an irritating person.”

Sound the same as the first paragraphs. What should I do? I might really have to tone down myself, be calm and keep most of what I think to myself. Why? Because whenever I speak, people will say this to me. Is there anything I can do to improve myself? I guess, what I should do is to become humble. Can I do that, when I am kind of person who like to be in the spotlight? I think, I can always try. No harm for me to try and become a humble person.

“Respect is something you must gain and earn.”

This is something I am aiming at now. Should I earn it by become a humble person, so let it be. After all, it is much better to become someone which, is respected rather that to become someone people irritated and annoyed with.

“After all, I am just a human being who is not perfect and prompt to make mistake.”